JAKARTA, KOMPAS.com - PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk memperkenalkan produk C+Collagen dalam acara Capital Market Summit & Expo 2025 (CMSE) di Main Lobby Bursa Efek Indonesia (BEI), Gedung BEI, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2025).
Perkenalan produk tersebut merupakan inovasi terbaru bagi Sido Muncul dalam memperluas jaringan bisnisnya di bidang food and beverage (FnB).
Untuk diketahui, C+Collagen merupakan produk minuman kesehatan yang mengandung collagen tripeptide 500 miligram (mg), vitamin C 1.000 mg, dan vitamin lengkap lainnya. Menariknya, minuman rasa Strawberry Lemonade yang menyegarkan ini bebas gula.
Selain memperkuat daya tahan tubuh, minuman tersebut juga dapat menjaga kesehatan dan mempercantik kulit.
Baca juga: Dorong Kemandirian Obat Nasional, Sido Muncul Perkuat Kerja Sama dengan Ahli Medis
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat merasa gembira dengan peluncuran C+Collagen. Menurutnya, antusiasme pasar terhadap produk kecantikan dan penampilan merupakan tanda kemajuan sebuah negara.
Munculnya banyak influenser kecantikan (KOL), termasuk kehadiran dokter spesialis kecantikan, menjadi indikator kuat bahwa masyarakat mulai memprioritaskan penampilan diri.
Baca juga: Gubernur Maluku Utara Sambangi Kantor Sido Muncul, Bahas Operasi Katarak dan Pengembangan Rempah
“Salah satu indikator negara mau maju masyarakatnya memperhatikan penampilan,” kata Irwan di Gedung BEI, Jumat.
Di hadapan peserta CMSE yang merupakan mahasiswa, Irwan memastikan bahwa Sido Muncul selalu berusaha mengutamakan kejujuran dalam segala aspek operasional.
Ia berpesan bahwa kehebatan sebuah perusahaan tidak hanya diukur dari hal yang rumit, tetapi dari kunci kejujuran.

"Satu hal yang mesti Anda pegang. Sebuah perusahaan itu hebat atau tidak, tidak dilihat dari kapan berdiri. Kuncinya cuman kejujuran saja," jelasnya.
Direktur Marketing Sido Muncul Maria Reviani Hidayat menjelaskan, C+Collagen merupakan produk yang menggabungkan vitamin C dan kolagen peptida. Produk ini memiliki keunggulan spesifik untuk bersaing di pasar suplemen kesehatan dan kecantikan.
"Vitamin C dan kolagen sudah diminum perempuan dan laki-laki. Kolagen itu tidak cuma untuk kulit, tapi juga sendi dan tulang. Produk ini dapat dikonsumsi oleh perempuan ataupun laki-laki,” kata Maria.
Baca juga: Anggota Komisi IX DPR Kagumi Standar Produksi Sido Muncul
Terkait keunggulan produk, Maria menilai C+Collagen memiliki kandungan vitamin yang lengkap selain vitamin C, yakni zinc, D3, serta vitamin E yang mendukung kesehatan kulit.
Menurutnya, produk tersebut bisa dikonsumsi semua kalangan di atas 15 tahun. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan tubuh terhadap kolagen akan semakin meningkat.
“Kami menargetkan pasar yang luas seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap penampilan dan kesehatan diri,” tuturnya.
Maria juga menjelaskan alasan pemilihan Syifa Hadju sebagai Brand Ambassador C+Collagen. Selain cantik, Syifa dinilai aktif karena memiliki agenda yang padat.
Untuk menunjang aktivitasnya, dibutuhkan suplemen yang dapat membantu meningkatkan imunitas dan kesehatan kulit, seperti C+Collagen. Selain itu, Syifa ternyata juga mengonsumsi suplemen Vitamin C Sido Muncul secara rutin.
"Waktu kami kasih produknya (C+Collagen) dia sangat suka. Jadi, memang cocok (untuk dia),” papar Maria.
Dokter spesialis bedah plastik, rekonstruksi, dan estetika dr Timotius Hansen, BMedSc, Sp BPRE, MKed Klin, menilai bahwa C+Collagen bukan hanya dapat memelihara kesehatan dan kecantikan kulit, tetapi juga cocok sebagai immune booster.
Menurutnya, kolagen penting untuk elastisitas tubuh, kulit, dan tulang. Meski demikian, kolagen tidak dapat berdiri sendiri. Vitamin C berperan penting dalam membantu pembentukan kolagen dalam tubuh.
"Kolagen tidak bisa berdiri sendiri. Tanpa vitamin C, kolagen memang dapat terbentuk, tetapi kandungannya sedikit. Dengan adanya vitamin C, kolagen dapat bekerja maksimal,” kata dr Timotius.

Terkait rentang usia, dr Timotius menyarankan masyarakat mengonsumsi kolagen mulai usia akhir 20-an hingga lanjut usia. Pasalnya, produksi kolagen alami dalam lapisan dermis kulit mulai melambat sejak seseorang menginjak usia 20-an.
Ia menyarankan konsumsi kolagen idealnya paling tidak satu hari satu kali. Sementara itu, untuk dosis vitamin C, batas maksimal harian untuk usia dewasa adalah 2.000 miligram per hari. Meski demikian, dosis untuk anak-anak berbeda dengan dosis orang dewasa.
Terkait cara penyajian, dr Timotius menyarankan agar suplemen kolagen dikonsumsi dalam keadaan dingin atau sesuai suhu ruangan. Ia tidak merekomendasikan penyajian hangat atau panas karena suhu panas dapat mengganggu efektivitas dan kualitas vitamin yang masuk ke dalam tubuh.
Kolagen, kata dr Timotius, aman dikonsumsi karena tubuh juga memproduksinya. Meski demikian, ia mewanti-wanti konsumen untuk memperhatikan dosis dalam mengonsumsi vitamin. Sebagai contoh, mengonsumsi vitamin C yang berlebihan dapat memperberat kerja ginjal.
"Untuk sementara ini, tidak ada larangan mengonsumsi kolagen. Cuma hati-hati dengan vitamin. Kalau minum vitamin harus sesuai dengan dosisnya," tutupnya.
Sementara itu, Syifa Hadju mengaku senang dengan perannya sebagai Brand Ambassador C+Collagen. Menurutnya, faktor keamanan menjadi alasan utama mau menjadi duta produk ini. Terlebih, Sido Muncul merupakan perusahaan yang sudah dipercaya masyarakat Indonesia sejak lama.
Syifa mengaku tidak langsung menerima tawaran tersebut. Ia mencari tahu dan mencoba langsung produknya terlebih dahulu.

"Aku nyobain juga langsung kayak gimana produknya dan memang sesuai sama preferensi aku dan apa yang aku cari," kata Syifa.
Syifa meyakini, produk terbaru dari Sido Muncul itu memiliki kualitas terjamin dan memiliki kandungan vitamin yang lengkap, termasuk vitamin C dan vitamin E. Ini membantunya dirinya yang tergolong malas minum banyak vitamin.
Selain itu, C+Collagen memiliki rasa yang segar dan enak. Ini berbeda dengan produk kolagen pada umumnya yang cenderung amis.
"Rasanya enak, benar-benar nggak ada amis sama sekali. Enggak ada rasa aneh. Benar-benar rasa segar, seperti stroberi dan lemon," ujarnya.